15/05/12

Wayang Kulit

Sebagian dari kita emang mengetahui kesenian Indonesia yang satu ini, ya Wayang Kulit. Kesenian yang berkembnang dikawasan Jawa ini telah diakui oleh UNESCO pada tanggal 7 November 2003, sebagai karya kebudayaan yang memadu padan kan cerita narasi dan warisan yang sangat berharga. dalam perkembangannya Wayang Kulit cenderung lebih populer di Jawa Tengah dan Jawa Timur dibanding Jawa Barat yang memiliki kesenian Wayang Golek.

Kata wayang berasal dari kata 'Ma Hyang' yang artinya menuju roh spiritual, dewa, maupun Tuhan Yang Maha Esa. Tetapi ada presepsi lain mengenai arti dari kata wayang yang berasal dari kata bayangan, hal ini dikarenakan pertnjukan Wayang Kulit memang hanya bisa dinikmati dengan melihat bayangan Wayang di balik kelir yang disorot lampu. Wayang dimainkan oleh orang yang disebut dalang, dalang dalam hal ini juga menjadi narator dialog tokoh-tokoh pewayangan, dengan diiringi musik gamelan yang dimainkan sekelompok orang yang biasa disebut nayaga dan tembang atau nyanyian khas daerah jawa yang dinyanyikan oleh para pesinden.


Pada setiap pertunjukan Wayang Kulit, dalang biasanya akan membawakan satu cerita yang berasal dari naskah Mahabrata dan Ramayana, namun hal itu tidak menjadikan dalang terikat akan cerita yag itu-itu saja, dalang bisa juga membawakan certia yang diambil dari cerita Panji.

Sesuai dengan namanya, Wayang Kulit dibuat dari lembaran-lembaran kulit hewan, namun biasanya menggunakan kulit kerbau yang tebal dan kuat. Dalam pembuatan satu Wayang Kulit biasanya dibutuhkan sekitar 50 x 30 cm kulit lembaran yang kemudian dipahat dan dibentuk dengan pahat dari besi yang memiliki fungsi pahat yang berbeda-beda. untuk menyambungkan bagian-bagian tubuh seperti lengan, sekrup yang terbuat dari tanduk sapi atau kerbau menjadi pilihan. bahan tanduk sapi atau kerbau tadi tidak hanya digunakan untuk menyambungkan bagian2 tubuh, namun juga digunakan sebagai tangkai utama untuk menyangga dan menggerakan wayang, warna keemasan yang biasanya terdapat pada tangkai utama ini berasal dari kertas emas yang ditempel atau dengan dibron, dicat dengan bubuk emas atau cairannya. wayang yang menggunakan pewarna keemasan ini akan napak jauh lebih baik, warnanya bisa tahan lebih lama.

Ada jugaga beberapa jenis Wayang Kulit berdasarkan Daerah di Jawa Tengah maupun Timur, diantaranya : 
  • Wayang Kulit Gagrag Yogyakarta
  • Wayang Kulit Gagrag Surakarta
  • Wayang Kulit Gagrag Banyumas
  • Wayang Kulit Gagrag Jawa Timuran
  • Wayang Bali
  • Wayang Kulit Banjar (Kalimantan Selatan)
  • Wayang Palembang (Sumatera Selatan)
  • Wayang Betawi (Jakarta)
  • Wayang Cirebon (Jawa Barat)
  • Wayang Madura (Sudah Punah)
  • Wayang Siam
Ada pula beberapa dalang Wayang Kulit yang melegenda di dunia pewayangan, antara lain KiTristuti Rachmadi (Solo), Almarhum Ki Narto Sabdo (Semarang, gaya Solo), Almarhum Ki Surono (Banjarnegara, Gaya Banyumas)



0 comments:

Diberdayakan oleh Blogger.

  © Blogger templates 'Neuronic' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP